Tangerang Selatan, Teras Indonesia

Rahasia keempukannya terletak pada pemilihan daging yang menggunakan daging kambing muda. Ada yang menggunakan balibu (kambing dibawah lima bulan), bahkan ada yang mengistilahkan batibu ( kambing dibawah tiga bulan).

Jika Anda berkunjung ke Rumah Makan Madinah yang ada di Ciputat, akan bisa menemukan aneka masakan berbahan daging kambing muda tersebut. Untuk menjaga kualitas bahan baku dagingnya maka kambingnya harus benar-benar muda.

“Bila tidak muda, mau diproses apapun, hasilnya tetap tidak benar-benar empuk makanya kami sangat selektif dalam memilih kambing mudanya,” ujar Royani (57), pemilik Rumah Makan Madinah ini.

Untuk urusan memilih daging dari kambing muda, Royani punya jurus jitu. Dengan memilih yang uratnya tidak terlalu merah, karena yang merah itu kambing tua. Bagi mereka yang belum berpengalaman, imbuhnya, mungkin malah memilih yang merah karena dipikir lebih segar.

Untuk pemenuhan kebutuhan di rumah makan tersebut, disamping mengambil daging kambing muda dari suplier, Royani pun memelihara sendiri kambing-kambing tersebut. Hal itu dilakukan agar sewaktu-waktu membutuhkan ekstra tambahan daging, bisa diambilkan langsung dari peliharaan sendiri.

Selain dagingnya yang empuk, ada keunggulan lain dari aneka maskan kambing disini, yakni dagingnya yang tidak bau prengus sama sekali. Saya sendiri termasuk yang tidak suka makanan dengan berbahan kambing karena alasan bau prengusnya yang selalu teringat.

Namun olahan daging kambing disini tidak bau sama sekali. Menurut Royani, dari cara penanganan daging itu juga mempengaruhi. Untuk daging yang di sate harus langsung digantung, jangan sampai menyentuh tanah. Dan harus terjaga pula kebersihannya.

Dirinya menambahkan, daging kambing pun tidak boleh sering terpegang tangan, terutama oleh banyak orang, Jika daging tersebut terkena benda kotor atau pisau yang tidak bersih, maka daging akan cepat berubah menjadi hitam.

Lain halnya untuk olahan sop, justru dagingnya harus dicuci bersih. Menu sop ini menjadi favorit para pengunjung. Sopnya diberi potongan kaki kambing yang telah direbus hingga empuk sehingga saat dimakan dagingnya dengan mudah dilepas dari tulang.

Perlu diketahui rumah makan ini tidak menggunakan jerohan dan bagian kepala untuk seluruh masakan. Hanya pada bagian iga, tulang belakang, dan kaki.

Bagi Anda yang khawatir dengan kolesterol sehabis menyantap daging kambing muda karena dalam sajiannya diberikan acar nanas yang dipercaya dapat menetralisir lemak jahat.

“Waktu itu saya diberi tahu orang Arab, mereka sangat sering makan kambing tapi tidak ada yang kena darah tinggi. Ternyata rahasianya karena mereka selalu makan nanas,” tutur pria yang pernah bertugas di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

Harga yang ditawarkan di rumah makan ini cukup terjangkau, seperti sate kambing muda Rp 35.000 per porsi, gulai kambing Rp 25.000, sop kambing Rp 25.000. dan ada pula menu tambahan, seperti nasi goreng Madinah, sate ayam, hingga gurame bakar dan goreng.

Sarat Bumbu Timur Tengah
Semua aneka masakan dari kambing muda ini, sangat terasa bumbunya. Karena menurut Royani, untuk menghasilkan masakan berbahan dasar kambing haruslah berani bereksperimen dengan bumbu.

“Kami memakai rempah-rempah khas Timur Tengah seperti kapulaga dari India, cengkih. Dan semua diracik sendiri. Jadi bukan dari bumbu kemasan. Kuncinya harus berani bumbu,” jelasnya.

Meski khas Timur Tengah, semua bumbu-bumbu bisa didapatkan secara lokal. Kepiawaian dalam meracik bumbu tersebut didapatkan ketika secara kebetulan dirinya pergi ke tanah suci Mekah untuk ibadah haji dan berkenalan dengan orang Arab yang bertugas menyediakan katering. Lalu dari situlah dirinya diajarkan berbagai macam masakan yang berkaitan dengan kambing. Dari sinilah dirinya mulai memberanikan diri untuk membuka restoran Madinah tersebut.

Suasana di rumah makan Madinah ini sangat terasa sejuk. Dengan luas lahan kurang lebih 3.000 meter persegi. Dibuat dengan sistem banyak saung. Jumlahnya ada 23 saung. “Saya rasa orang bosan dengan suasana rumah makan yang klasik dan kaku. Tetapi lebih pada suasana pedesaan,” tuturnya.

Pada hari biasa, kebanyakan tamu-tamu yang datang dari partai politik dan organisai kemasyarakatan. Sehingga untuk kedepan rumah makan ini akan menyediakan fasilitas aula untuk ruang pertemuan dan seminar.

Rumah Makan Madinah

Jl. Cendrawasih Raya No. 9
Tegal Rotan (Kampung Sawah)
Ciputat-Tangerang
Telepon: 021-7495249
Buka: 10.00-22.00